Teknologi Green Building – Perubahan iklim menjadi problem yg wajib segera diatasi karena dampaknya yg berbahaya bagi makhluk hayati. WHO memperkirakan bahwa di 2030 hingga 2050 perubahan iklim dapat memicu lebih kurang 250.000 kematian setiap tahunnya akibat malnutrisi, malaria, diare, serta heat stress. Perubahan iklim ini mampu disebabkan sang berbagai hal, mirip pemanasan dunia.
Pemanasan dunia terjadi sebab efek pada kondisi alam yg berubah. Proyek konstruksi pula turut menyebabkan perubahan kondisi alam yang nantinya dapat mengakibatkan pemanasan dunia dan perubahan iklim. lebih kurang 70 % penggunaan tenaga, bangunan dan konstruksi menyumbang 39 % asal emisi karbon dioksida. Ditambah seiring berjalannya waktu akan semakin poly proyek konstruksi yang akan terjadi, khususnya pada Indonesia. pada menghadapi perseteruan ini, Indonesia membuat sebuah kebijakan dengan merencanakan pembangunan rendah karbon.
Teknologi Green Building Green Building merupakan sebuah konsep untuk “bangunan berkelanjutan”. Konsep green building menerapkan filosofi “green” dari termin perencanaan dan perancangan sampai perobohan yg menganut prinsip ekonomis tenaga serta berdampak positif bagi lingkungan, ekonomi, dan sosial. Bangunan yg menerapkan konsep green building harus memerhatikan aspek lingkungan/ekosistem dan memenuhi kinerja :
- Tepat guna lahan;
- Efisiensi dan konversi energi;
- Konservasi air;
- Sumber dan siklus material;
- Kualitas udara dan kenyamanan udara dalam ruang;
- Manajemen lingkungan bangungan.
Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB)berkembang selayaknya Provinsi-Provinsi diIndonesia saat ini. Walaupun masih jauh dari sebutan metropolitan, pembangunan di NTB sudah terlihat bibit-bibit kemetropolitanya khususnya di kota Mataram. Kasus pembangunan lodge–resort besar-besaran secara serempak misalnya. Dari begitu banyaknya pembangunan motel yang diijinkan untuk dibangun, mungkin pemerintah mataram ingin membawa citra mataram lebih kearah pariwisata. Diantara Misi NTB salah satunya adalah Melakukan percepatan pembangunan infrastruktur strategis dan Penerapan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi.
Hal ini yang kemudian terlihat dari pembangunan-pembangunan yang sudah terlihat pada saat ini. Kalau kota Mataram saat ini banyak membangun hotel, itu merupakan dari menuju misi diatas.Kenyaataanya Booming kegiatan nasional dan Internasional yang diselenggarakan di Kota Mataram ini harus ditanggkap sebagai peluang yang bisa mengangkat perekonomiaan,meskipun tetap harus diperhatikan daya dukung dan daya tampung wilayah kita. NTB Selain dikenal sebagai “bumi seribu masjid”, dikenal juga dengan sebagai bumiyang mempunyai keindahanalam yang menakjubkan sehingga visi menjadikan NTB sebagai tujuan pariwisata juga dikembangkan oleh pemerintah. Hal itu sehingga pembangunan hotel–hotel sebagai tempat penginapan para wisatawan semakin marak seperti terlihat di wajah Kota Mataram. Terlihat dari pembangunan yang sudah dan sedang berlangsung.
Baca Juga Artikel Lain: Perkembangan Teknologi Transportasi Dari Masa Ke Masa
